copywriting

Copywriting Adalah Seni Menulis Untuk Menarik Perhatian Calon Pembeli!

Bagikan post ini:

Jika Anda ingin membuat copywriting yang efektif dan meyakinkan calon pembeli, Anda juga harus mempelajari dasar-dasar penulisan persuasif dengan benar.

Isi copywriting bisa dalam bentuk penjelasan produk, informasi berlangganan, informasi promo, dan sebagainya. Selain itu, menulis kata yang menyentuh juga dapat membuat calon pembeli merasa terikat dan tidak akan beralih ke produk lain.

Apa Itu Copywriting?

Copywriting adalah salah satu teknik yang harus dikuasai bagi Anda yang berniat memulai bisnis. Karena penerapan teknik ini diyakini dapat menarik calon pembeli ke produk penjualan Anda.

Jadi, tentang copywriting ini adalah salah satu keterampilan terpenting yang harus dimiliki oleh setiap pengusaha dalam pemasaran atau mengiklankan bisnisnya.

Misalnya, jika Anda ingin meningkatkan penjualan, Anda dapat menggunakan tulisan ini untuk mengajak calon pembeli untuk mengklik tombol “Beli”.

Namun, semakin berkembangnya dunia digital kebutuhan untuk copywriting adalah salah satu hal wajib bagi Anda yang ingin berhasil melakukan pemasaran dan dapat menarik calon pembeli.

Kenapa Anda Harus Menggunakan Copywriting?

Kenapa Anda harus menggunakan tulisan copy ini? Karena tanpa menggunakan tulisan ini, Anda akan mengalami hal-hal seperti ini:

  • Rate konversi yang rendah.
  • Postingan di media sosial kurang responsif.
  • Traffic website tidak meningkat.
  • Postingan blog Anda jarang dibaca atau dibagikan oleh orang lain.
  • Tidak banyak orang yang tertarik untuk mendownload ebook Anda.

Tentu Anda tidak ingin mengalami situasi seperti di atas bukan?

Nah, berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuat tulisan Anda terdengar lebih “menjual”. Sebelum itu, mari kita pahami teknik atau struktur copywriting.

Inilah Teknik atau Struktur Copywriting!

Tidak menggunakan teknik copywriting maka membuang 70-85% dari waktu dan biaya yang dikeluarkan. Ada teknik khusus dalam membuat copy yang menarik, yaitu teknik AIDA. AIDA kepanjangan dari kata Attention (Perhatian), Interest (Minat), Desire (Keinginan) dan Action (Tindakan).

Dengan teknik copywriting AIDA, Anda tidak akan salah dalam menulis teknik copywriting. AIDA akan selalu digunakan setiap kali Anda mulai menulis untuk tujuan apa pun sehingga calon pembeli akan terikat, tertarik, dan bergerak sesuai keinginan Anda.

teknik copywriting aida

Masih banyak teknik lain yang banyak dipakai oleh para copywriter sekarang ini, namun inilah salah satu teknik yang sederhana dan sering dipakai untuk menjadi copywriter pemula. Jika Anda sudah menerapkan copy yang benar, maka hasilnya pasti akan berbeda.

Cara Menulis Copywriting

Setelah Anda mengetahui kenapa harus menggunakan copy dan tekniknya, pasti Anda ingin mengetahui cara buat copywritingnya, kan? Berikut adalah lima cara yang harus Anda ketahui saat menulis copy:

  1. Mengetahui produk atau jasa Anda secara detail
  2. Melakukan survei masalah/kendala calon pembeli
  3. Membuat Headline yang menarik
  4. Membuat isi penawaran yang menarik
  5. Mengakhiri dengan kalimat persuasif

Mari kita lihat penjelasan lengkapnya!

1. Mengetahui produk atau jasa Anda secara detail

Tanpa mengetahui produk atau jasa yang dipromosikan, Anda tidak akan dapat memasarkannya dengan baik. Inilah sebabnya mengapa pemahaman produk adalah bagian penting dari belajar copywriting.

Lalu, setelah mengetahui tentang apa yang Anda jual, sebaiknya Anda menuliskan informasi yang diperoleh dalam bentuk note. Ini dilakukan agar memudahkan Anda dalam proses penulisan.

Untuk membuatnya lebih mudah, cobalah renungkan tiga hal ini:

  • Apa fitur yang ada di produk?
  • Apa keunikan dari produk yang Anda jual?
  • Apa manfaat yang didapatkan oleh calon pembeli Anda?

2. Melakukan survei masalah/kendala calon pembeli

Surveilah terlebih dahulu agar Anda dapat mengetahui masalah calon pembeli Anda dan untuk memudahkan membuat tulisan copy yang terdengar sangat pribadi atau tepat pada sasaran. Jika Anda bisa melakukannya, maka banyak orang akan tertarik untuk membeli dari Anda.

Coba Anda pikirkan jawaban untuk pertanyaan di bawah ini:

  • “Jelaskan tentang calon pembeli atau target market Anda (mulai dari umur, tempat tinggal dan jumlah penghasilan)”
  • “Apa profesinya?”
  • “Apa kendalanya?”
  • “Bisakah produk Anda memberikan solusi ke calon pembeli?”

Dengan pertanyaan di atas, Anda sudah mendapatkan gambaran tentang calon pembeli yang disebut sebagai Buyer Persona.

3. Membuat Headline yang menarik

Pertama kali untuk mengikat calon pembeli Anda adalah judul atau Headline. Artinya, Anda harus dapat membuat judul yang benar-benar menarik perhatian.

Gimana cara membuatnya? Untuk hal ini memang memerlukan kreativitas, namun tidaklah susah jika Anda mengetahui triknya sebagai berikut:

  • Sampaikan manfaat yang akan didapatkan
  • Buatlah calon pembeli untuk segera membeli produk Anda
  • Menambahkan persen dalam headline

Sampaikan manfaat yang akan didapatkan

Hal yang dapat membuat calon pembeli tidak melirik Headline Anda adalah kurang jelasnya judul. Contohnya “Cara Mudah Mendapatkan Orderan di Toko Online”.

Headline ini tidak dapat membuat calon pembeli Anda langsung mengetahui apa yang ia akan dapatkan nantinya.

Coba diubah menjadi seperti ini “Bongkar Rahasia Dapat Orderan Setiap Hari dengan 5 Tips ini”.

Buatlah calon pembeli untuk segera membeli produk Anda

Jika ingin membuat calon pembeli untuk segera membeli produk Anda. Biasanya, akan dipancing dengan memberikan diskon.

Namun, menambahkan diskon saja di headline tidaklah cukup. Oleh karena itu, Anda harus memberitahukan bahwa diskon tersebut tidak berlaku selamanya. Contohnya seperti headline diskon di bawah ini.

“Tinggal 3 Hari Lagi! Diskon 55% Untuk Semua Produk”

Format judul seperti di atas memastikan lebih banyak orang yang tertarik dengan iklan Anda.

Menambahkan persen dalam headline

Menambahkan persen di headline Anda, calon pembeli akan lebih tertarik karena ada hasil spesifik yang bisa didapatkan dari Anda. Misalnya judul ini: “7 Tips Meningkatkan Penjualan Sebesar 22,5%”.

Jika headlinenya hanya “Tips Meningkatkan Penjualan”, jumlah orang yang tertarik untuk meng-klik artikel, iklan, atau landing page Anda tidak akan banyak.

4. Membuat isi penawaran yang menarik

Sesudah membuat Headline atau judul yang menarik dipastikan juga untuk membuat paragraf pembuka yang menarik pula. Berikut ini adalah cara untuk membuat paragraf pembuka yang menarik:

  • Memulai dengan fakta
  • Menunjukkan rasa empati
  • Buatlah rasa penasaran

Memulai dengan fakta

Menurut sebuah sumber terpercaya bahwa memulai dengan kata-kata sesuai fakta dapat digunakan sebagai paragraf pembuka.

Contoh kalimat pembuka paragraf dengan beberapa fakta yaitu:

  • “Menurut penelitian [platform A] ini menunjukkan bahwa…”
  • “Telah terbukti bahwa [Alat A] dapat membantu meningkatkan impresi sebesar XX%…”

Menunjukkan rasa empati

Contoh kalimat untuk membangun hubungan dengan calon pembeli Anda:

  • “Anda pernah mengalami [kronologi singkat tentang masalah calon pembeli] ?”
  • “Kami mengerti bahwa [Masalah A] ini dapat mengganggu Anda. Oleh karena itu, Anda pasti memerlukan [Solusi A]”

Buatlah rasa penasaran

Membuat rasa penasaran sangatlah penting agar calon pembeli Anda meng-klik iklan dari copywriting Anda. Dan berikut contoh kalimat sederhana, seperti: “Penasaran dengan caranya? Lihat selengkapnya!”.

5. Mengakhiri dengan kalimat persuasif

Apapun tujuan dari tulisan copywriting Anda, pada akhirnya harus selalu ada ajakan untuk melakukan tindakan yang Anda inginkan. Baik itu membeli produk, berlangganan konten dan lain-lainnya.

Untuk membuat ajakan, Anda perlu menggunakan ajakan bertindak atau CTA. CTA yang digunakan biasanya seperti “mulai sekarang”, “Selengkapnya”, “oke! saya daftar” atau “beli sekarang”.

Beberapa Contoh Headline Copywriting

Setelah mempelajari panduan cara menulis copywriting di atas, Anda sudah dapat mencoba membuat copywriting Anda sendiri. Sekarang untuk memudahkan Anda, silakan lihat contoh copywriting berikut ini:

Contoh Headline Copywriting Kecantikan

  • Bayangkan! Anda bisa membuat wajah lebih cerah dan lembut seketika dengan menggunakan [Produk X] ini.
  • Pengen banget punya wajah cerah seperti para selebgram? Pakai [Produk X] ini dan rasakan kulit menjadi cerah hanya dalam waktu seminggu.
  • Sudah banyak orang yang menggunakan [Produk X] ini, kapan Anda pakai?

Itulah contoh headline copywriting kecantikan di atas, jika Anda punya ide lain bisa membuat note terlebih dahulu

Contoh Headline Copywriting Judul Iklan

  • Diskon tinggal hari ini saja!
  • Besok harga akan naik!
  • Pesan sebelum pukul 00.00 karena harga akan naik!
  • Jangan tunda lagi
  • Order sebelum terlambat

Contoh Headline Copywriting Gamis

  • “Tampil percaya diri di hari yang penting!”
  • “Bahan adem, bikin hati menjadi adem juga!”

Contoh Headline Copywriting untuk Promo Diskon

  • Sekarang lagi ada promo buy 1 get 1 loh
  • Sudah berapa lama di keranjang belanja? Mumpung ada diskon 50%, ayo checkout sekarang!
  • Baju tidur stok tinggal sedikit dan lagi ada diskon 75%

Ingin Menjadi Copywriter? Belajar di Kelas Copywriting!

kelas copywriting - djati digital
Djati Digital – Kelas Copywriting

Sekian pembahasan sebagian tentang copywriting yang harus Anda tahu. Sebab manfaatnya yang sangat banyak paling utama dalam dunia digital marketing dan jadi salah satu keahlian yang paling banyak dicari dikala ini. Apabila Anda berminat belajar copywriting secara mendalam, klik atau pilih gambar di atas ini. Dikarenakan untuk saat ini Kelas Copywriting sedang diskon sebesar 50%.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *